Tampilkan postingan dengan label Perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Creambath, Hair Spa dan Hair Mask dan Manfaatnya

Februari 03, 2018
Mengetahui manfaat atau kegunaan dari perawatan rambut menjadi salah satu hal yang sangat penting, karena setiap perawatan rambut mempunyai manfaat yang berbeda-beda.

Creambath, hair spa dan hair mask menjadi contoh bentuk dari perawatan rambut yang sudah banyak tersedia di berbagai macam salon. Tak jarang, bahkan bisa membuat kita bingung untuk memilih perawatan yang tepat dan benar.

Meskipun memang ada yang berhijab, namun rambut tetap menjadi mahkota wanita dan harus bisa dijaga dan dirawat dengan baik.

Berbicara tentang perawatan rambut, masih banyak wanita yang ternyata belum paham benar mengenai perbedaan dari creambath, hair spa atau bahkan hair mask.

Perbedaan Creambath, Hair Spa dan Hair Mask

1. Creambath

Creambath
Creambath, via linkedin.com

Creambath merupakan perawatan rambut yang paling pertama muncul sebelum adanya hair spa dan hair mask. Proses pada creambath mencakup pemijatan yang ada pada kulit kepala.

Hal ini memiliki fungsi atau tujuan guna melancarkan adanya peredaran darah yang ada di kepala dan memberikan efek rileks dan tenang. Tidak hanya itu saja, kepala diberikan steam yang bertujuan untuk membuka pori-pori kulit kepala, sehingga nutrisi bisa jauh lebih mudah terserap oleh kulit kepala.

Fungsi dari perawatan rambut yang satu ini ialah untuk bisa menjaga kesuburan rambut dan menguatkan akar rambut.

Setelah nantinya dilakukan pemijatan, rambut akan diuapi untuk membuka pori-pori kulit kepala, sehingga nutrisi dan krim bisa terserap dengan baik ke dalam kulit kepala.

Manfaat Creambath

Perawatan creambath ini bisa memberikan lapisan dan melindungi kutikula (lapisan rambut terluar). Akan tetapi, perawatan pada creambath tak akan mencapai pada bagian korteks (lapisan rambut yang lebih dalam).

Maka dari itu, perawatan yang satu ini cocok bagi kamu yang mempunyai rambut yang belum pernah mengalami proses kimia, seperti halnya pewarnaan, pelurusan dan pengeritingan. Creambath mampu memberikan efek yang rileks dan segar karena pijatan yang dilakukan.

2. Hair Spa

Hair Spa
Hair Spa, via stylemybody.com

Hair spa merupakan salah satu bentuk perawatan rambut yang bisa mengatasi berbagai macam masalah pada rambut. Pemijatan pada hair spa ini tak sebanyak pemijatan yang dilakukan pada creambath.

Hair spa memiliki fungsi guna memperbaiki masalah rambut yang kering, kusam, tak sehat dan kasar, sehingga bisa membuatnya menjadi jauh lebih lembut dan mudah untuk diatur.

Lakukan secara rutin kegiatan hair spa ini agar bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal.

Di balik manfaat dari perawatan yang satu ini, sangat disayangkan hair spa memiliki kekurangan, bisa membuat warna rambut menjadi memudar. Pada umumnya, perawatan ini lebih mahal dibandingkan dengan creambath.

Manfaat Hair Spa

Rambut tampak kaku, rapuh, kering dan kusam? Sudah saatnya kamu untuk mencoba memberikan perawatan yang jauh lebih efisien dibandingkan sekadar creambath saja.

Hair spa bisa memberikan perawatan rambut yang lebih dibandingkan dengan creambath. Hair spa bisa mengatasi berbagai macam masalah rambut, seperti halnya rambut kering dan kusam.

Rambut nantinya bisa terlihat jauh lebih lembab, lebih lembut dan mudah diatur dengan perawatan hair spa secara rutin.

3. Hair Mask

Hair Mask
Hair Mask, via garnierusa.com

Hair mask biasanya dipergunakan untuk bisa mengatasi kerusakan rambut yang jauh lebih parah, dibandingkan dengan kerusakan rambut yang bisa diatasi oleh penggunaan hair spa.

Hair mask merupakan bentuk perawatan rambut untuk mengatasi rambut yang mudah rusak atau rambut yang sudah rusak. Jika kamu seringkali melakukan proses styling terhadap rambut, contohnya memberi warna, meluruskan hingga mengeritingkan rambut yang bisa memicu rusaknya rambut, kamu sebisa mungkin harus bisa merawatnya dengan baik melalui hair mask.

Hair mask bisa mengatasi berbagai masalah yang terjadi di helai rambut yang rusak, seperti halnya rambut kering, rapuh, pecah-pecah dan lain sebagainya. Formula yang terkandung di dalam masker dipercaya bisa mengembalikan kesehatan alami dari rambut.

Tidak hanya itu saja, perawatan hair mask juga bisa membuat rambut menjadi lebih lembab dan lebih mengkilap.

Manfaat Hair Mask

Kamu adalah tipe orang yang gemar melakukan proses kimia atau styling pada rambut, seperti pewarnaan, pelurusan atau pengeritingan rambut?

Nah, kamu harus bisa memberikan perawatan yang lebih pada rambut, sehingga tak rapuh akibat terkena oleh bahan-bahan kimia. Perawatan yang paling tepat ialah hair mask, karena tiap helai rambut mampu memperoleh perawatan yang jauh lebih baik.

Hair mask sangat cocok dalam mengatasi masalah yang terjadi pada helai rambut, namun tak tepat untuk masalah pada kulit kepala.

Kesimpulan

Perbedaan Creambath, Hair Spa dan Hair Mask

Jadi, creambath, hair spa dan hair mask masing-masing berbeda fungsi dan tujuan walaupun memang itu sama-sama perawatan rambut.

Alangkah baiknya pilih sesuai dengan kebutuhan rambut, jangan melulu soal gengsi karena malah jika penanganan perawatan tak tepat sasaran, bisa saja menimbulkan hal yang buruk bagi rambut.

Manfaat dari ketiga perawatan rambut di atas juga sudah terlihat berbeda-beda, jadi, sesuaikan dengan kebutuhan ya!

Apa Itu Laser Hair Removal dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Januari 22, 2018
Mengenal lebih dekat mengenai apa itu atau pengertian laser hair removal hingga cara kerjanya. Bagi sebagian orang, terutama wanita, rambut halus yang tumbuh di beberapa bagian tubuh memang sangat mengganggu. Sangat mengganggu jika bulu itu tumbuh dengan cukup subur, terlebih di area tangan dan di kaki.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian maju dengan pesat, saat ini laser hair removal menjadi salah satu solusi yang layak dipertimbangkan bagi kaum wanita. Mendengar kata laser terhadap perawatan tentu identik dengan hasil yang cepat.

Sebelum membahas lebih dalam untuk apa fungsi atau kegunaannya, alangkah baiknya kita mengupas secara perlahan arti dan makna dari laser hair removal itu sendiri.

Pengertian Laser Hair Removal

Laser Hair Removal
Laser Hair Removal, via lifehack.org

Laser hair removal merupakan teknik untuk menghilangkan bulu di tubuh dengan menggunakan bantuan dari sinar laser. Energi cahaya laser yang dipaparkan ke kulit akan berubah menjadi cahaya yang panas, sehingga bisa menghentikan pertumbuhan bulu.

Setelah itu bulu bisa rontok secara alami dalam 2 hingga 3 minggu setelah melakukan perawatan atau treatment. Daripada menggunakan proses shaving atau waxing yang menyakitkan, proses menghilangkan bulu dengan menggunakan laser lebih terasa aman dan nyaman serta minim terjadi iritasi pada kulit.

Teknik menghilangkan bulu dengan menggunakan laser ini pertama kali diperkenalkan di tahun 1995. Dengan adanya teknologi yang cukup berguna, mampu menghilangkan bulu di tubuh menjadi jauh lebih praktis dan lebih nyaman.

Cara Kerja Laser Hair Removal

Pada awalnya, kulit di area yang bulu ingin dihlangkan akan dilakukan pengolesan terlebih dahulu dengan menggunakan gel khusus. Gel ini menjadi media perantara antara panas dari alat laser dengan kulit kita.

Saat dilakukan penyinaran, kulit menjadi terasa lebih hangat dan sesekali sakit seperti halnya dicubit kecil. Namun, rasa sakit ini tak sesakit jika kamu melakukan waxing.

Sementara itu, pastikan untuk mengikuti petunjuk dari operator selama proses masih berlangsung, misal menggunakan kacamata khusus untuk menghindari mata dari adanya paparan sinar laser yang dihasilkan.

Bulu-bulu di area tubuh yang bisa dihilangkan dengan menggunakan teknik ini ialah pada ketiak, tangan, kaki, hingga b*kini line. Beda tempat, beda juga proses pengerjaan yang dilakukan.

Misal ada juga yang memerlukan proses pencukuran dalam mengawalinya, terutama apabila bulu yang dimiliki dirasa terlalu panjang.

Hasil dari Laser Hair Removal

Laser Hair Removal

Hasil dari laser hair removal ini bulu-bulu halus akan rontok secara alami. Apakah nantinya akan hilang secara permanen?

Jika dibandingkan dengan waxing atau threading, hasil treatment menggunakan laser jauh lebih awet, karena bisanya bisa menghilangkan hingga 70% bulu di tubuh secara permanen dan sisanya 30% akan tumbuh lagi dalam bentuk yang lebih tipis dan halus.

Apabila ingin menghilangkannya secara permanen, satu-satunya cara dengan menghancurkan folikel, yakni bagian di dalam kulit yang mengatur pertumbuhan dan pewarnaan bulu serta rambut.

Seperti berbagai prosedur kecantikan yang lain, apabila Anda berniat melakukan treatment ini, lakukan di tempat yang memang kredibel, baik itu tempatnya yang mendukung, hingga teknisinya.

Tidak hanya itu saja, sebelum melakukan perawatan, Anda juga wajib membatasikebiasaan untuk mencabut bulu dengan manual, waxing atau elektrolisis selama 2 minggu.

Selang 1 atau 2 hari setelah melakukan perawatan, daerah kulit yang dilakukan laser akan terasa dan terlihat seperti terbakar oleh sinar matahari. Pemberian kompres dan pelembab juga bisa membantu mengurangi adanya efek tersebut. Selanjutnya, Anda bisa melakukan perawatan sesuai dengan saran atau rekomendasi dokter.

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Memulai Perawatan

Walau memang nyatanya aman dan nyaman untuk digunakan, namun masih memiliki efek samping yang wajib diwaspadai dan bisa saja terjadi walau kecil kemungkinannya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
  1. Hindari melakukan waxing, bleaching atau krim perontok bulu minimal 2 minggu sebelum melakukan perawatan. Hal ini memiliki tujuan sehingga kulit tak bereaksi terhadap bahan kimia yang lain sebelum melakukan perawatan.
  2. Hindari adanya paparan cahaya matahari langsung selama 2 minggu sebelum dan sesudah perawatan. Cahaya matahari bisa berpengaruh terhadap kondisi kulit, seperti terjadi iritasi atau terbakar. Pastikan kulit sedang dalam kondisi yang fit saat melakukan treatment.
  3. Hindari berenang dan mandi menggunakan air hangat selama kurang lebih 2 hari setelah melakukan perawatan. Kulit akan bereaksi menjadi sensitif. Kolam renang yang mengandung kaporit dan air hangat bisa membuat kulit menjadi merasa tidak nyaman.
  4. Sebelum melakukan perawatan, alangkah baiknya untuk memastikan area penyinaran bersih dari makeup, lotion atau deodoran. Hal ini memiliki tujuan agar gel kimia tak bercampur dengan bahan kimia yang lain, serta hasilnya bisa berjalan dengan maksimal.
  5. Jarak ideal untuk melakukan perawatan yang selanjutnya ialah sekitar 6 minggu. Kulit membutuhkan waktu dalam memulihkan diri. Jangka waktu yang terlalu berdekatan tak akan memberikan dampak yang bagus bagi kulit. [1]
  6. Menghindari aspirin, suplemen herbal dan obat anti peradangan sebelum memulai proses perawatan untuk mengurangi resiko pendarahan jika terjadi komplikasi selama proses berlangsung. [2]

Kesimpulan

Cara kerja dari laser hair removal ini menggunakan cahaya laser yang mana gelombang cahaya tersebut akan masuk ke dalam kulit. Laser selanjutnya menonaktifkan rambut yang ada di dalam siklus pertumbuhan.

Karena memang pertumbuhan rambut dalam siklus waktu yang berbeda, maka membutuhkan beberapa kali perawatan demi mendapatkan hasil yang optimal terhadap kulit.

Terjadi kemerahan dan bengkak ringan setelah melakukan laser menjadi hal yang wajar dan merupakan efek samping dari penggunaan alat ini. Biasanya hanya akan berlangsung selama 1 hingga 2 hari.

Jika memang berminat untuk melakukan perawatan ini, langsung saja datangi ahlinya untuk melakukan konsultasi lebih lanjut untuk memperoleh perawatan optimal. [3]

Walau Aman, Waspadai Efek Samping Laser Hair Removal!

Januari 20, 2018
Kebanyakan wanita tentu ingin memiliki tubuh yang mulus tanpa adanya rambut yang berlebih. Maka dari itu, banyak cara yang dilakukan oleh wanita, seperti perawatan atau treatment dalam rangka menghilangkan rambut atau bulu yang ada di tubuhnya.

Ada begitu banyak metode yang bisa dilakukan, seperti :
  • Mencukur
  • Waxing
  • Menggunakan krim pencabut bulu atau penghilang bulu
  • Menggunakan laser

Masing-masing dari metode di atas tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pada saat ini, metode untuk menghilangkan rambut dengan menggunakan laser atau yang biasa disebut dengan nama laser hair removal tengah populer karena memang sudah terbukti keampuhannya dan prosedur yang bebas sakit.

Akan tetapi, tentu di setiap metode dalam menghilangkan rambut itu mempunyai keuntungan dan kerugian tersendiri. Maka dari ini, penting dalam mengetahui dampak negatif atau efek samping yang mungkin bisa saja terjadi sebelum melakukan metode tersebut.

Apa Itu Laser Hair Removal?

Laser Hair Removal
Laser Hair Removal, via espabeauty.com.au

Laser hair removal merupakan salah satu metode untuk menghilangkan rambut dengan menggunakan laser. Petugas teknisi laser nantinya akan menggunakan pancaran sinar yang kuat dari laser tersebut guna menghancurkan akar bulu.

Energi cahaya yang dihasilkan tersebut akan diserap oleh warna gelap rambut dan berubah menjadi energi panas yang selanjutnya disalurkan ke akar rambut. Dengan demikian, pertumbuhan rambut menjadi terhenti dan rambut akan rontok secara alami.

Ini menjadi salah satu metode yang paling efektif untuk yang menginginkan penghilangan bulu dalam waktu yang lama. Metode ini bisa dilakukan pada bagian tubuh mana saja, namun tak efektif apabila digunakan pada bulu yang memiliki warna terang atau pirang.

Laser hair removal butuh waktu sekitar 6 hingga 12 kali perawatan untuk bisa mencapai hasil akhir. Anda mungkin butuh metode ini lagi setiap 6 hingga 12 bulan untuk perawatan.

Laser hair removal tak menjamin hasil yang permanen. Beberapa rambut bisa tahan terhadap perawatan laser dan tak tumbuh lagi setelah melakukan perawatan, walaupun memang biasanya pertumbuhan rambut baru akan lebih halus dengan warna yang kian memudar.

Efek Samping Laser Hair Removal (yang Mungkin Terjadi)

Laser hair removal ini bisa dikatakan cukup aman. Akan tetapi, sama halnya dengan perawatan medis yang lain jika prosedur ini tetap saja mempunyai efek samping atau resiko yang mungkin saja bisa terjadi.

Efek samping atau dampak negatif atau kerugian yang paling umum terjadi dari adanya penggunaan hair removal laser, seperti :

1. Iritasi Kulit

Menghilangkan rambut dengan menggunakan laser hair removal bisa menimbulkan adanya iritasi kulit, kulit yang memerah, bahkan bengkak di daerah yang dilakukan prosedur.

Akan tetapi, efek yang timbul ini hanya bersifat sementara atau akan hilang dalam beberapa jam.

2. Perubahan Pigmen Kulit

Setelah melakukan prosedur tersebut, kulit Anda mungkin bisa saja mengalami perubahan warna yang menjadi sedikit lebih gelap atau bahkan lebih terang.

Akan tetapi, seperti halnya iritasi kulit, perubahan yang terjadi ini bersifat sementara dan biasanya bukan menjadi salah satu masalah yang berarti.

Efek samping yang jarang terjadi setelah melakukan prodesur laser hair removal ini dengan muncul lepuhan, bekas luka atau bahkan hingga perubahan tekstur kulit yang lain. Sementara itu, masalah lain yang jarang terjadi dan bisa saja terjadi seperti rambut yang beruban atau tumbuh rambut secara berlebih.

Laser hair removal ini sendiri tak dianjurkan atau tak disarankan untuk kelopak mata dan daerah di sekitarnya, karena kemungkinan bisa terjadi luka mata yang parah. Segera hubungi dokter Anda jika mengalami gejala di luar iritasi ringan atau bahkan jika efek samping yang timbul kian memburuk. [1]

Orang-orang yang Tak Boleh Melakukan Laser Hair Removal

Laser Hair Removal
Laser Hair Removal, via drimami.com

1. Kulit dan Rambut Berwarna Cerah/Terang

Kondisi rambut dan kulit juga bisa menentukan hasil dari laser hair removal. Walau memang terdapat begitu banyak mesin yang bisa melakukan hair removal, beberapa akan cocok untuk jenis kulit tertentu.

2. Kulit yang Rentan Terhadap Pigmentasi

Jika memang kulit Anda mudah terpigmentasi, Anda tak disarankan untuk melakukan laser hair removal.

3. Orang yang Hamil

Walau memang hanya sedikit informasi tentang efek laser atau zat kimia yang diaplikasikan ke kulit terhadap janin, pada umumnya tetap saja disarankan untuk menghindari laser hair removal apabila Anda sedang hamil. [2]

Kekurangan Perawatan Laser Hair Removal

1. Efek Samping

Bisa saja setelah menjalani perawatan ini, terlihat warna kemerahan di kulit setelah beberapa jam proses penyinaran dengan menggunakan sinar laser. Di beberapa orang bisa terjadi pembengkakan, gatal-gatal dan rasa tak nyaman di kulit.

2. Biaya yang Tidak Murah

Berbeda dengan metode penghilangan bulu lain misal waxing atau mencabut, penggunaan prosedur ini harus merogoh kocek yang lebih dalam. Pada umumnya, biaya yang dibutuhkan berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

3. Rasa Sakit yang Terjadi

Walau memang banyak orang yang mengungkap jika perawatan dengan menggunakan metode waxing jauh lebih sakit jika dibandingkan dengan laser hair removal, bukan berarti untuk laser hair removal terbebas dari rasa sakit.

4. Butuh Proses dan Waktu

Harus disadari jika dibutuhkan waktu yang sedikit lama dalam melakukan perawatan laser hair removal ini. Untuk persiapan pra perawatan bisa membutuhkan waktu hingga 2 sampai 4 minggu sebelum melakukan treatment. Butuh hingga sekitar 8 kali terapi untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal. [3]